Pemantauan
Pertumbuhan Perkotaan dan Deteksi Perubahan
Penggunaan Lahan Dengan GIS dan Teknik Penginderaan
Jauh di Daqahlia Mengatur Mesir
Pendahuluan
Penggunaan
lahan dan perubahan tutupan lahan, merupakan salah satu kekuatan pendorong
utama perubahan lingkungan global, merupakan pusat perdebatan pembangunan
berkelanjutan. perubahan penggunaan lahan / tutupan lahan telah ditinjau dari
beberapa perbedaan perspektif yang ada untuk mengidentifikasi penggunaan lahan
/ perubahan tutupan lahan, proses dan konsekuensinya. pertumbuhan perkotaan,
terutama perumahan komersial ke daerah pedesaan di pinggiran wilayah
metropolitan, telah lama dianggap sebagai tanda vitalitas ekonomi regional.
Di
Mesir, pertumbuhan kota telah membawa kerugian serius bagi lahan pertanian dan
badan air. Pertumbuhan perkotaan bertanggung jawab atas a berbagai masalah
lingkungan perkotaan seperti penurunan kualitas udara, peningkatan limpasan dan
banjir berikutnya, peningkatan suhu lokal, memburuknya kualitas air, dll. Mesir
memiliki sejumlah kota yang berkembang pesat. Mansoura dan Talkha kota di
Daqahlia governorate berkembang pesat dengan berbagai tingkat pertumbuhan dan
pola. Dalam konteks ini, teknologi geospasial dan metodologi penginderaan jarak
jauh menyediakan alat-alat penting yang dapat diterapkan dalam analisis deteksi
perubahan penggunaan lahan.
Tujuan Penelitian
Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan peta tutupan lahan / tanah untuk
dua kota penting di Daqahlia yang mengalami peningkatan yang cepat dari penduduk
perkotaan di beberapa dekade terakhir (Mansoura dan Talkha) di perbedaam tahun
untuk mendeteksi perubahan yang terjadi terutama di tanah terbangun dan
kemudian menganalisis urban sprawl dari periode waktu yang berbeda untuk
memprediksi pertumbuhan daerah perkotaan selama periode waktu tertentu.
Wilayah Studi
Provinsi
Daqahlia terletak di Timur Utara Delta Nil di Mesir. Berbatasan dengan Provinsi
Dumyat ke utara dan Ash-Sharqiyah ke selatan, sementara sejajar dengan Manzala
di timur dan provinsi Kafr El-Shaikh di barat. Mansoura (ibukota Daqahlia
Gubernuran) dan Talkha adalah kota yang paling penting di provinsi Daqahlia
daerah penyelidikan meliputi 670 km2. Regional, daerah penelitian terletak di
provinsi Daqahlia pusat dan telah dipilih karena laju cepat urbanisasi dan
studi kecil yang dilakukan di atasnya. pertumbuhan perkotaan merupakan salah
satu masalah utama yang mengurangi lahan yang sangat subur terbatas di
kota-kota ini. Dalam konteks ini, Mansoura dan Talkha mengalami berbagai
masalah lingkungan perkotaan. Untuk keberlanjutan sistem perkotaan penutup
penggunaan lahan / tanah yang seimbang yang akan direncanakan.
Metodologi
- · Klasifikasi Gambar
Gambar
yang sudah diproses kemudian diklasifikasikan dengan dua metosde.metode
supervised dan unsupervised.pada metode unsuervised, dilakukan pengelompokan
ISODATA yang dibangun di ERDAS Imagine akan mengklasifikasikan sesuai dengan
jumlah kelas yang dibutuhkan dan digital jumlah piksel yang tersedia. Pada
metode supervised ditentukan empat kelas tutupan lahan yaitu lahan pertanian,
dibangun daerah, tanah tandus dan badan air diidentifikasi dalam area belajar.
Analisis Deteksi
Perubahan
Menggambarkan
dan mengukur perbedaan antara gambar dari tempat yang sama pada waktu yang
berbeda. Gambar diklasifikasikan dari tiga tanggal yang kemudian dapat
digunakan untuk menghitung luas tutupan lahan yang berbeda dan mengamati
perubahan yang terjadi dalam rentang data. Analisis ini sangat banyak membantu
untuk mengidentifikasi berbagai perubahan yang terjadi di kelas yang berbeda
dari penggunaan lahan seperti peningkatan membangun daerah perkotaan atau
penurunan lahan pertanian dan sebagainya.
Hasil
Analisis
Setiap
penggunaan lahan dan peta tutupan lahan dibandingkan ke data referensi untuk
menilai keakuratan klasifikasi tion. Data referensi disiapkan dengan
mempertimbangkan ran contoh poin dom, pengetahuan lapangan dan Google earth.
Selama kunjungan lapangan, ada GPS genggam (Global Positioning) Sistem)
digunakan untuk mengidentifikasi posisi tempat yang tepat sedang
dipertimbangkan dengan garis lintang dan bujur dan ketik dengan pengamatan
visual. Data ground truth digunakan untuk memverifikasi akurasi klasifikasi.
Atas
semua akurasi, klasifikasi kota Mansoura untuk tahun 1985, 2000 dan 2010 adalah
86,67%, 84% dan 85,2% masing-masing. Untuk kota Talkha untuk tahun 1985, 2000
dan 2010 adalah 77%, 81% dan 85% masing-masing.
Pada tahun 1985, daerah terbangun
mencakup 28 km2 dan lahan tandus 3 km2 sedangkan yang dibudidayakan seluas 610
km2.
Pada
tahun 2000, daerah terbangun meningkat menjadi 47 km2 sebagai 7,02% dari total
daerah dan lahan tandus digandakan, sedangkan daerah yang dibudidayakan turun
22 km2 menjadi 3,28% dari total daerah.
Pada
tahun 2010, area yang dibangun secara dramatis meningkat, lebih dari 5 kali,
mencakup 243 sebagai 36,3% dari total area, sedangkan daerah budidaya menurun
drastic menjadi 206 km2 sebagai 30,7% dari total area. Badan air menurun sebesar
3 km2 sebagai 0,45% dari total area



Tidak ada komentar:
Posting Komentar